Kemping Keluarga di d’Bamboo Kamp Desa Wisata Ekang | Seru dan Romantis

Kemping di d’bamboo kamp Bintan seru dan romantis. Hello desember… kami sedang bahagia yes karena desember berarti abah pulang dari negeri paman sam yang bikin rindu menumpuk. Minggu lalu setelah kepulangan abah kami memutuskan untuk kemping bersama anak-anak. Whoot kemping? Untuk yang punya anak dengar kata kemping pasti deh mikirnya ribetlah nyiapin tenda, atau rempong bakal mikirin perlengkapan makan anak dan lain-lain yang bikin rencana kemping bawa anak-anak jadi sering gagal. Alhamdulillahnya kami jumpa tempat kemping kece, murah dan glamor yang bikin semua kegalauan terhempaskan. Baca sampai habis ya.

Saya dan suami memutuskan kemping di alam untuk mengobati rindu anak-anak setelah LDR dengan abah. Jika mau meningkatkan bonding ayah anak dan menambah kemesraan suami istri salah satunya bisa dengan kemping ditempat yang sejuk hijau dan asri (serta sunyi) haha itu sih pendapat uchan yes dan inilah pilihan kami. Jadi saya mau berbagi cerita kami menikmati liburan keluarga dengan kemping yang murah namun serasa menikmati fasilitas bintang 5. Kalau istilah kekiniannya glamcamp gitu.

Gak perlu jauh-jauh dan menghabiskan banyak ongkos untuk naik pesawat pergi ke Jawa atau pulau Sumatera. Karena biasanya yang seperti ini ada di luar Kepri namun kali ini warga Kepri sudah bisa menikmatinya. Namanya d’bamboo kamp di desa wisata ekang kabupaten Bintan. Saat pertama kali liburan ke desa wisata ini Oktober yang lalu, saya dan suami memang sudah berniat akan kemping disini saat dia pulang karena d’bamboo kamp ini masyaAllah cakepnya. Alhamdulillah dimudahkan Allah, akhirnya bisa bikin jadwal kemping disini.

Baca dulu Desa Wisata Ekang Wisata Edukasi Di Bintan

Menuju D’Bamboo Kamp di Desa Wisata Ekang

Kami sekeluarga (saya suami dan 2 balita) berangkat ke Desa Ekang pada Jumat siang, sengaja milih jumat ke sabtu biar lebih sepi dan kerasa banget quality time nya. Setelah sholat jumat kami makan siang baru langsung cuz dengan semangatnya.

Lokasi wisata ini gampang menemukannya. Jika dari kota Batam lebih mudah kesini melewati tanjung uban. Cukup bawa kendaraan dari punggur ke tanjung uban dengan biaya roro perorangan gak sampai 20ribu. Dan biaya kendaraan roda empat sekitar 300ribuan. Dari tanjung uban ke Desa wisata ekang ini dekat, kurang dari 30menit lho. Dekatlah pokoknya apalagi sambil haha hihi dijalan. Cukup ketikkan di google map “desa wisata ekang” insyaallah sampai.

Jika sebelumnya kami hanya ngikut dan di bawa oleh abang ipar kali ini kami berangkat sendiri dari tanjungpinang, yang memakan waktu lebih lama untuk ke desa wisata ekang ini. Hampir satu jam lebih di perjalanan. Itu karena bawa anak-anak kami memilih santai dijalan. Seperti biasa saya selalu mengandalkan google map. Kami sampai setelah ashar. Biasa yak bawa anak-anak pasti ada intermezo dijalan. Mulai yang minta jajan sampai drama.

Saat kita sampai di d’bamboo kamp di desa wisata ekang yang luasnya hampir 13hektar ini, pesonanya bakal langsung menghipnotis kita buat merasa happy terus. Deretan daunan hijau dan merah sudah menyambut di pintu masuk hingga ke loket karcis. Detail karcis dan lainnya sudah saya post di tulisan sebelumnya ya.

Karena kami sudah pernah kesini maka langsung tau lokasi meja resepsionis nya yang merangkap meja tiket, jika baru pertama kali cukup tanyakan ke penjaga loket karcis nya ya. Saat kami sampai dan mengatakan ingin kemping disini, langsung deh disambut dengan welcome drink yang seger.

Selanjutnya babang mengambil kunci untuk meletakkan barang-barang ditenda. Stt…Tau gak sih kami awalnya juga bawa peralatan mandi sendiri lho karena mikirnya kemping ya harus bawa peralatan tempur kan ya. Ternyata saat memasuki tenda.. wow masyaAllah. Sambil ngomong sama abang kok bisa yach ada tenda kemping keren gini sambil nyolek dindingnya buat meyakinkan diri ini beneran lho tenda ini. Hehehe

Kecenya Tenda Kemping Di d’Bamboo Kamp

Ngomongin soal tenda, tenda kemping di d’bamboo kamp ini asli keren dan unik banget. Hasil ngobrol2 sama pak Wayan pemilik ‘d’Bamboo kamp ini semua tenda dan desainnya asli produksi dalam negeri dan di pesan langsung ke pembuatnya di bandung. Jadi gak salah deh jika tampilannya beda dari yang lain. Ada beberapa pilihan jika mau kemping disini.

1. Tenda Kemping Kerucut

Ada tenda kemping unik yang berbentuk kerucut. Areanya disebut Owl Camp.

Tenda kemping jenis kerucut ini ada 14 tenda. Tuh diliat dari jauh rasanya pengen lari aja biar cepat sampai ke tendanya. Dan aslinya emang lari sih ngejar anak-anak yang sudah gak sabar. Apalagi kalau nanti bisa kemping bareng teman-teman Aqila.

Ini penampakan di dalam tenda. Ada 2 kasur yang nyaman banget plus selimut dan bantal , 1kipas angin, colokan listrik buat hp juga ada anti nyamuk. Asik kan… anak-anak terutama dibawah 2tahun tetap aman plus nyaman. Belum lagi dengan fasilitas tambahan seperti kolam renang dan free wifi. Makanya kemarin bisa update status mulu. Hehehe

Ini kami pas nyampe anak-anak langsung berenang. Karena sudah pernah kesini Aqila hafal kolam renangnya dimana. Btw air kolam renang ini beda sama di kolam renang umum yang kadang bau kaporit atau keruh. Kolam renang disini airnya bersih banget karena air tanah dan selalu di vakum tiap pagi. Jadi kalau berenang pagi serasa dingin kayak air sungai deh.

Untuk urusan mandi gak usah risau, dekat tenda ada 3 toilet disediakan dengan shower. Dekat kolam renang ada 2 toilet plus shower juga. Kamar mandinya selama kesini bersih terus bikin kami terutama saya jadi nyaman karena kak Aqila selalu bolak balik toilet.

Asyiknya lagi, mushola yang baru dibuat letaknya pas di depan tenda kemping ini lho. Kalau kami yang paling dicari kan mushola ya walau kemping ibadah kita tetap nyaman. Hasil ngobrol dengan pak Wayan mushola yang sudah cakep ini masih proses dicakepin lagi dengan bunga sekeliling nya.

2. Villa Camp (Tenda Villa)

Ini asli bikin saya speechless ya. Kok bisa tenda.. iya ini tenda lho sodara-sodara tapi dalamnya berasa di hotel banget (maklum saya dari kecil di kepri belum ada yang beginian). Lihat luarnya aja sudah meleleh seking cakepnya tatanan bunga dan pohonnya. Pas masuk tambah meleleh. Sambil nanya lagi sama babang eh ini tenda ya ngulang nyolek2 dinding. Pantesan di bilang villa camp jadi kita serasa kemping tapi di villa gitu.

Ini isinya jangan ditanya masyaAllaah komplit banget. Pasti bakal ngulang berkali-kali beruntungnya nginap disini, pengen nambah sehari lagi disini. Hahaha beneran lho apa yang bisa kita nikmatin di villa camp ini luar biasa diluar ekspektasi. Karena pasti kan mikirnya cuma tenda. Termasuk abang yang sampai bilang ini sih beneran kelas villa ya.

Didalamnya ini tempat tidurnya sudah pasti kelas hotel ya. Kamar mandinya bikin saya pengen selfie berkali-kali. Kamar mandi ini ada sedikit space untuk udara luar. Pagi-pagi mandi ditemanin suara burung-burung. Asli bingung mo nulis gimana seking nyamannya.

Banyak yang bilang saya mau hanimun kesini. Tapi pas sampai disini saya beneran rasa pengantin baru hehehe. Ini kok ya d’Bamboo Kamp bisa bikin suasana disini romantis banget sih ya, bikin gak mau pulang.

Kami menginap di villa kamp ini jadinya. Godaan keindahan sekelilingnya gak bisa dihalau. Pagi-pagi bangun tidur saya lihat babang sudah duduk diluar. MasyaAllah pemandanganya, suasananya, suaranya, udaranya serasa di desa eh namanya juga desa wisata ya. Itu yang saya upload di facebook dan Instagram dan teman-teman tanya adalah suasana pagi di d’bamboo kamp ini. Suasana pagi di desa wisata ekang beneran romantis. Alhamdulillah anak-anak pengertian bangunnya telat jadi kami bisa keliling berdua. Sihiyy tapi foto bikin sedih karena saya batuk dan ga bawa obat jadi kurang tidur karena batuk mulu. Yach jadinya foto-foto romantis kami mata saya kecil semua.

Pagi hari setelah bangun kak Aqila excited saat saya perlihatkan kepompong dipohon pisang depan villa.

3. Bawa Tenda Sendiri Lebih Hemat

Jika mau lebih hemat bawa tenda sendiri juga boleh lho. Banyak tempat dan spot yang disediakan untuk mendirikan tenda. Soal harganya jangan ragu dan galau asli murce.

Kemping di d’Bamboo Kamp bagi kami tak sekedar Kemping Biasa.
Disini banyak banget yang bisa di explore tidak hanya untuk anak tapi juga orangtuanya. Selain kolam renang yang sejuknya kayak disungai, juga ada kolam pancing serta kolam permainan air, wisata kuda, kelinci dan banyak lagi.

Bahagia itu bisa ngajak anak kami kesini dan ngerasain keliling naik delman. Lha saya di batam dari kecil belum pernah liat ada delman.

Waroeng Bambo Yang Nyaman

Restoran disini namanya warung bambu. Suasananya dibuat nyaman banget buat duduk lama. Bagi yang sekedar berkunjung apalagi yang kemping trust me ini bisa jadi andalan banget. Kenapa? Karena andalan bagi seorang emak adalah harga yang masuk akal tapi rasa enak. Hahaha. Awalnya kami beneran risau buat bekal makan malam kami disini. Tapi pas liat daftar menu jadi lega fuihh.

Makan malam cihuyy lho disini. Awalnya bisik-bisik ama babang gimana makan malam anak. Ternyata disini komplit banget bahkan kokinya juga masih ada nungguin buat BBQ. Makanannya dihidangkan ala bintang 5 harga kaki 5. Kan jadi kedip-kedip mata sama babang.

Oh iya disini ada disediakan paket BBQ. Perorang hanya 70ribu itu sudah buanyak banget. Mulai ayam nasi sop sosis otak-otak pokok ya kayak di foto. Kenyang banget tapi murce. Bagi yang kemping dan mau bawa lauk sendiri disini juga bisa sewa alat BBQ plus arang. Alhamdulillah anak-anak tidur malam pulas karena makannya cukup.

Dan sarapan disini kok..kok bikin saya makin gak mau pulang hahaha enak euy. Terus kita bisa milih lho sarapan mau diantar kekamar atau mau ke restoran. Kalau diantar nanti diantar pakai rantang. Hihihi unik ya.

Lagi asyik sarapan tiba-tiba disapa bu Erna dan pak Wayan pemilik d’Bamboo Kamp ini. MasyaAllah welcome dan ramah banget. Kami ngobrol bareng lumayan lama. Termasuk saya ngasi saran (tepatnya berharap) buat menyediakan harga yang ekonomis. Setelah lama ngobrol kami tau dari pak Wayan jika kedepannya disini bakal dibuat semacam Edu Farm. Yaitu wisata edukasi yang berbasis pertanian rakyat , dan juga astronomi. InsyaAllah awal 2019 sudah mulai. MasyaAllah semoga dilancarkan dan dimudahkan ya.

Karena penasaran kenapa nama tempat ini d’bamboo langsung deh nanya. Ternyata dilahan seluas 13hektar ini sudah ditanam 3000 pohon bambu. Haa iya tiga ribu, kalau kesini beberapa waktu lagi insyaAllah bakal keliatan bambunya subur mengelilingi area kemping.

Dengar tentang wisata edukasi yang sedang di gagas pak Wayan, kami yang homeschooling langsung berbinar dan menyampaikan jika kami memang butuh tempat edukasi semacam itu, yang anak-anak bisa melihat dan merasakan sendiri semua proses menanam. Kan kan jadi ga sabar dan pengen balik kesini lagi. Pak Wayan ini peduli banget lho sama hal yang berhubungan dengan edukasi karena background beliau juga kece ya. Banyak lagi deh obrolan kami seputar edukasi berbasis pertanian ini. Yakinlah kalian wajib kesini dan lihat langsung. Huaa jadi pengen ngajak pasukan di batam buat balik ke sana lagi.

Untuk menginap disini ada paket yang bisa diambil. Paket yang di maksud adalah memilih salah satu tenda diatas itu sudah include sarapan dan banyak fasilitas lain seperti wifi. Yeaa kemping disediain sarapan euy, membahagiakan sekali bagi emak anti ribet kayak saya.

Untuk paket biasanya ada fasilitas tambahan. Harga juga sewaktu-waktu bisa beda kali ya. Asiknya langsung tanya-tanya deh via whatsapp biar gak penasaran dan kemimpi-mimpi.

Eh gimana sudah semangat mau kemping juga. Boleh langsung reservasi di website d’Bamboo Kamp ya sebelum kehabisan tempat.

Apalagi liburan sekolah dan akhir tahun sudah di depan mata. Moment liburan adalah yang paling ditunggu oleh seluruh keluarga terutama anak-anak. Ini adalah kesempatan yang bagus jika waktu liburan yang ada dimanfaatkan untuk di nikmati bersama keluarga. Jika belum ada rencana tidak ada salahnya sesekali mencoba liburan yang berbeda, dengan kemping ceria bersama keluarga. Selamat liburan semua

Jadi Ayok ke d’Bamboo Kamp

56 thoughts on “Kemping Keluarga di d’Bamboo Kamp Desa Wisata Ekang | Seru dan Romantis

  1. OMG, hari ini sudah 2 kali baca postingan tentang camping, mampir ke sini tentang camping lagi, kan bikin mupengnya pake bangeett.. Itu Villa Campnya beneran bikin takjub ya.. Saya jadi mikir apa bikin Villa camp aja dari pada bikin rumah. Haha.. Bagus bangett..

  2. Yang paling seneng lihat ekspresi Ibunya yaa…saat ketemu Ayah.
    Hihii~
    Anak-anak juga seneng…dengan camping mendekatkan anak-anak dengan alam.

    Syegaaarnya lihat pemandangan pagi hari penuh bunga.

  3. Wah aku jadi punya ide nih seru juga ya kalau liburan camping bareng teman-teman hihi. Btw aku belum pernah ke Bintan, banyak teman-teman yang sudah kesana bilang Bintan bagus banget huhu aku pengin banget ke Bintan jadinya.

  4. Wah asyik ya kemping tapi ada fasilitas kolam renangnya. Aku suka nih kalau kemping keluarga kaya gini jadi gak banyak aturan ketat kaya jaman sekolah dulu 🙂

  5. Eh senangnyaaa. Ini termasuk glamping gtu ya mbak?
    Yaaa sayangnya jauh dr rumahku. Ada gak ya fasilitas sejenin deket2 Bogor yang kyk gtu? 😀
    Aku blm ada kesempatan ngajak anak kemping, moga2 2019 bisa ajak anak2 merasakan kemping jg yg model kyk gtu 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *