Mengelola Stres Agar Kerja Tetap Produktif

Mengelola Stres Agar Kerja Tetap Produktif. Pandemi Covid19 yang sedang kita hadapi, membuat banyak sahabat saya yang bercerita jika mengalami semakin banyak tekanan di tempat kerja. Mulai dari penerapan aturan yang banyak berubah hingga protokol kesehatan yang harus dijalankan dengan ketat. Cerita yang sama juga saya dengar dari adik saya yang baru lulus kuliah, dia merasakan bagaimana dunia kerja yang cukup berbeda dengan dunia kampus. Situasi seperti ini dapat memicu depresi bahkan juga burnout.

Mengenal Burnout Syndrome

Saat kita mengalami banyak sekali rutinitas serta tumpukan pekerjaan, kita dapat rentan mengalami stres. Stres yang terjadi karena kondisi ini disebut dengan istilah sindrom burnout atau burnout syndrome. Organisasi kesehatan dunia (WHO) baru-baru ini menetapkan burnout untuk menggambarkan kondisi stres kronis yang berhubungan dengan pekerjaan. 

Ada beberapa hal yang dapat dialami oleh orang yang mengidap sindrom ini lho, mulai dari mengalami perubahan pada kondisi fisik, kondisi emosional, dan perubahan pada perilaku, dan itu semua gara-gara beban pekerjaan yang semakin berat.

Baca juga : Menjaga Kewarasan Ibu saat Daring di masa Pandemi

Burnout ditandai oleh tiga hal pertama, rasa lelah dan kehabisan energi. Kedua, meningkatnya perasaan dijauhi, merasa sinis dan negatif terhadap pekerjaan. Ketiga, menurunnya performa dan produktivitas kerja. Wah jika sampai berpengaruh kepada produktivitas, maka kita harus bisa mengenalinya sebelum semakin parah, ya.

Apa Penyebab Burnout Syndrome?

Kita dapat tetap produktif dan anti stres di tempat kerja jika kita sudah memahami permasalahan apa saja yang akan kita hadapi. Namun terkadang kita tidak menyadari atau tidak bisa mengenali apa saja penyebab burnout yang kita alami. Secara sederhana ada penyebab dari luar dan dari dalam. Penyebab dari luar misalnya pekerjaan yang terlalu berat atau lingkungan kerja semakin tidak nyaman.

Untuk dapat mengenali penyebabnya, kita bisa mengambil waktu sejenak dan menenangkan diri agar dapat memahami masalah yang kita hadapi. Jika memang disebabkan oleh lingkungan, maka lima tips dari Skill Academy berikut ini, bisa dicoba agar bisa merasakan lingkungan kerja dengan rekan-rekan yang membuat nyaman. Dijamin jadi betah di kantor.

Cara Bikin Lingkungan Kerja Nyaman (IG Skillacademy)
  1. Aktif berkomunikasi secara pribadi maupun saat kerja.
  2. Belajar memahami perbedaan satu sama lain.
  3. Saling mendukung dan mengingkatkan untuk berkembang.
  4. Ikut bangga ketika teman kerja berprestasi.
  5. Perbanyak kata “kami” atau “kita” saat berdiskusi.

Bagaimana jika penyebabnya dari dalam alias dari diri sendiri? Sulit lho untuk mengakui jika yang bermasalah adalah diri kita sendiri. Sehingga kadang kita menolak untuk mencari solusi. Padahal tidak ada salahnya mempersiapkan diri sebelum mengalaminya. Untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja, tidak perlu meninggalkan kantor kok. Ada banyak pelatihan online persiapan kerja skill academy yang dapat di ikuti.

Kursus Pintar Mengelola Stress

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengelola stress di tempat kerja sehingga kerja tetap produktif adalah dengan mengikuti kursus online. Kursus online yang dapat dipilih misalnya Teknik Mengelola Stres Agar Kerja Tetap Produktif dari Skill Academy. Kursus ini cocok untuk karyawan yang sering menghadapi beban kerja yang berat, deadline yang cepat. Apalagi untuk para fresh graduate yang baru memasuki dunia kerja. Di kelas ini akan diketahui cara-cara menanggulangi stres sehingga stres yang sedang dihadapi tidak semakin buruk atau menjadi burnout syndrom tadi. Kelas ini bisa membuat kita bersahabat dengan stres dan mengubah stres menjadi hal yang produktif dan menyenangkan.

Nah bagaimana? Apakah kamu memiliki salah satu ciri burnout? Atau sedang mengalami stres di tempat kerja? Jika, ya, tidak ada salahnya mengikuti kelas ini agar kerja semakin produktif. Atau ingin mengikuti kursus lain yang dapat meningkatkan skill sehingga semakin lebih baik lagi? Silakan kunjungi website resmi Skill Academy atau ikuti media sosialnya seperti Instagram Skill Academy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow by Email
Instagram
WhatsApp