Review MOOIMOM Silicone Breast Pump

Review MOOIMOM Silicone Breast Pump, Recommended Enggak Ya?. Setiap proses menyusui itu adalah unik. Jangankan bayi yang berbeda ibu, bayi yang satu ibu saja bisa punya cerita masing-masing dalam proses menyusuinya. Jadi tidak akan bisa disamakan antara yang bayi yang satu dan yang lainnya. Siapa yang setuju?

Seperti saya dan bayi ketiga yang baru 4 bulan ini, pengalaman saya menyusuinya begitu berbeda dengan kedua kakaknya. Untuk anak ketiga ini, dia lebih kuat menyusu, mungkin karena bayi laki-laki ya, sedangkan kedua kakaknya adalah perempuan. Entahlah, tapi yang pasti ASI saya lebih banyak.

Saat ASI luber, MOOIMOM setia mendampingi

Saya merasa harus menyusui bayi laki-laki ini dengan ritme yang dia tentukan sendiri dan sangat lama sekali. Sehingga saat menyusui langsung, membuat ASI di payudara sebelahnya menjadi merembes dan terkadang membasahi baju. Adakah ibu lain yang pernah juga merasakan hal sama? Merasa mubazir kan ya.

Setiap Tetes ASI Sangat Berharga

Saya juga punya kisah haru saat baru melahirkan bayi ke tiga ini, saya terpaksa harus berpisah dengan bayi saya karena bilirubinnya tinggi. Karena saya ingin bayi saya tidak meminum susu bantu sedangkan ASI saya belum cukup untuk di jadikan stok di rumah sakit, maka saya rela menginap beberapa hari di ruang tunnggu rumah sakit agar saya selalu bisa menyusui langsung (direct breasfeding) setiap bayi haus.

Sejak itu saya bertekad, ingin memiliki stok ASI di rumah agar jika ada keadaan darurat seperti ini lagi maka saya tidak kewalahan.

Baca juga: Saat Bayi Menolak Menyusu, Pengalaman Nursing Strike

Nah setelah memperjuangakan ASI sedemikian berat (bagi saya), sekarang saat melihat ASI menetes dan terbuang sia-sia itu rasanya sedih sekali. Sampai akhirnya saya berkenalan dengan MOOIMOM Silicone Breast Pump, yang membantu saya menyusui dan menampung ASI yang merembes disaat bersamaan.

Bahagia bisa kenal MOOIMOM

Saya merasakan bahwa pompa ASI yang satu ini sangat berbeda, maka kali ini saya akan mengulas pompa ASI MOOIMOM ini dengan lengkap agar dapat membantu ibu menyusui yang lainnya juga.

Mengenal Pompa ASI MOOIMOM Silicone Breast Pump

Sebelum membeli dan menggunakan pompa ASI, hal pertama yang harus di ketahui adalah tentang detail produk tersebut, begitu juga saya. Pertama kali melihat review MOOIMOM di youtube saya langsung ingin mencobanya. Rasanya ini menjawab semua keinginan saya tentang pompa yang praktis dan efisien namun nyaman.

Bahan Yang Terjamin

MOOIMOM Silicone Breast Pump ini terbuat dari bahan yang sangat ramah lingkungan. Dengan 100% food grade silicone terjamin tidak mengandung BPA, PVC serta Phthalate. Terasa lembut dan tidak menimbulkan rasa sakit atau iritasi di payudara kita.

Bahan silikon yang kuat juga tahan terhadap panas sehingga untuk membersihkannya dapat dipanaskan/direbus, arau jika punya bisa dimasukkan ke dalam mesin UVC LED Sterilizer maupun microwave dan juga disimpan di lemari es. Silikon Breastpump dapat menahan suhu rendah -20 dan suhu tinggi 250°C.

Desain Yang Pas

Pertama kali menyentuh MOOIMON Silicon Breast Pump ini, berasa banget lembut dan tidak kaku. Desainnya yang kecil dan sederhana pas dalam genggaman kita. Ini yang membuat proses menyusui menjadi lebih mudah dan praktis.

Lalu saat saya coba gunakan, desain pada mulut silikon nya terasa sangat nyaman, sesuai untuk berbagai bentuk payudara, jadi menempelnya pas enggak mleber.

Satu lagi yang bikin makin cinta dengan MOOIMOM Silicone Breast Pump ini adalah desain bagian bawah silikon yang bisa menempel di bidang datar. Jadi kalau sedang beraksi lagi menyusui itu membantu banget sehingga tidak mudah tumpah dan juga dilengkapi dengan penutup untuk menjaga kebersihan ASI hingga di pindahkan ke kantong ASI.

Mudahnya Menggunakan MOOIMOM Silicone Breast Pump

Semudah apa menggunakan MOOIMOM Silicone Breast Pump ini? Semudah tempel dan cess ASI pun menetes. Hah, serius semudah itu?

Memindahkan ASI tanpa ragu ke kantong ASI MOOIMOM

Ya, itu juga yang pertama saya pikirkan. Masa iya, ditempelkan bisa langsung bisa mengalir ASI? Tanpa tarikkan mesin. Namun setelah saya coba, payudara kiri menyusui dan payudara kanan di tempel kan MOOIMOM, dengan menekan sedikit dan perlahan bagian bawahnya ASI saya mulai menetes dan kadang mengalir. Merasa wah sekali, karena semudah itu menggunakannya. Setelah selesai menggunakan, untuk memindahkan ke kantong ASI juga mudah sekali, tanpa ada yang menetes keluar.

Jadi MOOIMOM Silicone Breast Pump, Recommended Enggak Ya?

Setelah menggunakannya saya merasakan tidak ada iritasi, sangat aman dikulit terutama pada area payudara. Selain itu tidak ada lagi ASI yang terbuang sia-sia. Benar-benar efektif dan efisien.

Saya menyayangkan kenapa ya baru setelah 4bulan saya menggunakan MOOIMOM Silicone Breast Pump ini, padahal sangat membantu dan bermanfaat sekali dan saya merekomendasikan agar setiap ibu menyusui wajib memilikinya untuk memudahkan proses menyusui.

Dengan desainnya yang kecil dan sederhana membuat proses menyusui menjadi lebih mudah dan praktis, kita bisa menggunakannya dimana saja sambil beraktivitas. Seperti saya yang sambil menemani anak-anak mewarnai bisa tetap sambil menampung ASI. Atau bagi ibu yang mempompa ASI dapat juga menggunakan MOOIMOM Silicone Breast Pump ini sambil bersamaan menggunakan pompa ASI elektrik.

Design MOOIMOM yang pas

Sekarang saya sudah tidak takut lagi ASI saya akan terbuang percuma juga lebih bahagianya lagi walau saya ibu rumah tangga yang dirumah 24jam namun saya bisa memiliki stok ASI untuk keadaan darurat yang tidak pernah saya tahu nantinya. Bye-bye rasa cemas.

Produk yang sangat membantu seperti ini berapa sih harganya? Untuk ibu hamil dan menyusui yang ingin memiliki, MOOIMOM Silicone Breast Pump ini dapat mengunjungi website resminya di www.mooimom.id dengan harganya Rp 149.000,00. Harganya bersahabat sekali jika dibandingkan dengan manfaatnya yang banyak.

Sekian review kali ini dari saya. Adakah bunda yang juga menggunakan MOOIMOM Silicon Breast Pump ini? Yuk berbagi cerita di kolom komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow by Email
Instagram
WhatsApp