Meningkatkan Kreativitas dengan Kreasi Mainan Kardus | Resensi

Sebagai seorang ibu kita tentu diminta bahkan kadang dipaksa kreatif saat mendampingi anak dirumah. Apalagi bagi saya yang full time mom dengan tidak ada waktu tanpa bersama anak-anak. Dalam keseharian ada kalanya bosan melanda dengan aktivitas kami sehari-hari. Kami main dengan mainan yang ada walau berganti permainan setiap hari.

Jadi selain ada mainan dirumah lebih serunya bikin mainan sendiri. Sudah lama beli buku tutorial mainan kardus ini tapi belum sempat juga di eksekusi. Umi agaknya sok sibuk dengan urusan pindahan rumah yang gak kelar-kelar. Eh tapi pas kelar urusan rapi-rapi pasca pindahan tadaaa… malah banyak kardus yang numpuk dipojokan. Jika tidak di eksekusi sayang sekali rasanya karena buat dapat kardus lagi musti beli tv baru atau barang baru ya kan. Ehh ini mah keinginan umi yang terpendam. Hehehe

Uchi Widya

Buku ini ditulis oleh mba Uchy Widya, yang awalnya dulu mencoba membuat mainan bowling untuk anaknya . Dan menurutnnya mainan sederhana yang dia buat dari kardus itu justru lebih mendekatkannya dengan anak-anak. Sekarang banyak banget lho mainan yang sudah dibuat mba Uchy dari kardus. Bahkan apa saja mainan mungkin bisa dibuatnya dari kardus.

Buku dengan sampul hijau gelap ini covernya saja sudah menggoda buat umi pengen beli. Terdiri dari 180halaman dengan full colour dan detsil. Secara kreativitas umi sangat di ragukan untuk memikirkan ide sendiri jadi punya buku ini wajib banget rasanya.. Hahaha jadi kalau gak ada buku benaran blank mah mau bikin apa. Jadi umi gak mau anak-anak kayak uminya jadi harus dibanyakin aktivitas kreativitas dan edukatif seperti ini.

Tutorial Mainan Kardus Kreatif dan Edukatif

Buku ini benar- benar membuka imajinasi kita untuk membuat sesuatu yang lebih. Tidak hanya sekedar mainan sederhana namun mainan yang sepertinya kita anggap “rumit” dijelaskan dengan detail pada buku ini. Buku ini memuat 40 tutorial lengkap membuat mainan dari kardus.

Mba Uchy membagi kepada 3 chapter. Pertama Mainan Kardus: Super Bahagia. Isinya mainan kreatif untuk anak yang beneran jika anak punya pasti deh super bahagia. Mulai pelengkapan masak, hoby dan lainya. Bagian ini memuat 10 tutorial lengkap.

Chapter kedua adalah Mainan Kardus: Super Seru. Ini serunya bukan pas mainnya tapi pas membuatnya. Saat kami mulai buku ini, Kak Aqila memilih membuat mesin ATM. Semangat 45 mah kak Aqila. Bebas motong kardus sendiri walau ngak lurus.

Umi berusaha membuat printilan kecil-kecilnya untuk pinggiran. Disinilah letak asiknya membuat mainan bersama anak, benaran seru dong. Rebutan gunting, maksa motong sendiri, merekatkan sendiri bahkan sampai garis dan gambarnya kak Aqila mau sendiri. Yah tentu aja umi gak berharap hasil karya kami bertiga dengan adik bakal persis seperti di tutorial mba Uchy. Hehehe

Ekspektasi

Seperti yang disampaikan mba Uchy, dengan membuat mainan kardus bersama walau sederhana tapi benar-benar meningkatkan bonding kita dan anak-anak. Kami bisa duduk lama untuk menyelesaikan mainan pilihan kakak. Benaran rekor kali ini.

Kenyatan. Hasil akhir karya kami

Tadaaa…. walau hasilnya emang jauh karena drama printilan yang akhirnya rusak dimainin adik Syasa atau sobek pas rebutan mau memasang tetap aja kami bertiga bahagia. Masterpiece nih karya kami.

Besoknya kami membuat mainan lain pilihan kakak Aqila. Kali ini tutorial Laptop.

Pilihan ini selain emang kak Aqila suka uni juga suka, karena alat dan bahannya simple banget. Hanya cutter, gunting, lem putih plus yabg utama kardusnya. Buku ini detail banget membantu kita, selain step ny step nya detail juga dituliskan apa kebutuhan sebelum mulai.

Di ak setiap tutorial juga dituliskan lho cara bermain serta manfaat dari permainan yang sudah kita buat.

Seperti laptop ini, dapat menstimulasi imajinasi dan kreativitas anak dengan bermain peran, juga secara menyenangkan dapat memberikan informasi tentang bagian-bagian laptop berserta dengan fungsinya. Selain itu kita juga bisa sambil ngajak anak berdiskusi tentang apa aja sih pekerjaan yang memerlukan laptop. Ini untuk meningkatkan perkembangan kognitif anak. Terakhir walau kak Aqila belum paham juga mainan ini dapat digunakan orangtua untuk mengenalkan huruf dan angka dengan cara menyenangkan.

Gimana? Asyik kan bukunya. Jadi pengen punya gak? Hihihi kalau pengen punya cuz deh intip Instagramnya @rumah.mufasa juga ada shopee nya di “uchan.mufasa” jika jadi pengincar gratis ongkir. 😉

Diakhir buku ini juga disediakan bonus pola mainan yang tinggal plek dan gunting. Asyik kan ya.

38 thoughts on “Meningkatkan Kreativitas dengan Kreasi Mainan Kardus | Resensi

  1. Saya tuh, kalau ada banyak kardua di rumah, ekspektasinya banyaaaak banget, bikin inilah bikin itulah, tp selalu saja ada alasan, duh belum ngerjain ini, belum itu, sampai akhirnya tuh kardus entah jadi apa buat mainan anak anak. Beda kali ya, kalau ada buku yang menginspirasi ini, mungkin saya jadi lebih rajin

  2. waktu itu aku sempet bingung bagaimana manfaatin kardus bekas sepatu, baju atau bekas makanan menumpuk dibelakang akhirnya karena ga punya ide buang2 aja jd sampah sayang yah padahal kalau tahu ada tutorial begini bisa kusulap jadi mainan berfaedah, makasi mba jadi pgn beli bukunya

  3. Pengin punya deeehh… beneran bisa mendekatkan diri dengan anak2. Aku pernah nyoba bikin2 begini pake kertas koran. Asyik juga meskipun akhirnya nggak selesai. Emaknya pas nyiapin printilannya berasa capeeeee :))

  4. Saya kadang kualahan akhir dari bikin-bikin kardus, tidak seindah khayalan. memang butuh buku tutorial ini mungkin yah… apalagi bukan passion aku banget ini kakardusan.. thanks mba ekaaa

  5. Huaaaa, asyiiikk banget ya Mbak bisa buat maianan sendiri bareng anak-anak. Pasti mereka senang dan bangga banget tuh bisa buat mainannya sendiri. Pengen juga seperti itu, tp klo udah di rumah rasanya pengen guling2 aja bareng mereka. Sambil nunggu cucian dan beberes rumah.

  6. Aku tuh dari mana saja ya.
    Baru tahu kalau ada buku bagus begini.
    Terbayang kalau aku dan Yasmin melakukan hal yang sama. Pasti dia sama kayak Adek Syasa dan kak Aqila, so excited banget.
    Setuju, mba.
    Aktivitas seperti ini bagai investasi.
    Kita akan memetik ‘hasilnya’ kemudian.
    Buah hati tumbuh menjadi pribadi dan prestasi terbaik, Insya Allah ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *