Dilarang Parkir… weee

Tadi sebelum menulis rasanya menggebu2 sekali dihati. Setelah satu entri baru terbuat, setelah judul tertulis barulah rasanya kosong. Tak tau lagi ingin menulis apa.
Eka sedang dipermainkan. Benar2 dipermainkan oleh perasaan sendiri. Baru kemaren rasanya melirik dan bertanya2 didalam hati tentang orang2 yang menulis puisi tentang perasaannya atau orang2 yang menulis cerpen gak jelas tentang rasa2 dihatinya. Pokoknya semua yang kurasa tidak terlalu penting. (menurut eka ya)

Tapi sekarang rasanya eka harus menertawakan atau tepatnya mempertanyakan diri sendiri tentang apa yang kutulis disini. Tentang hati ini. Entah terkena sindrom apa akhir2 ini hati ini sering terjangkit penyakit aneh2.

Tiba2 ada saja orang2 aneh dari tempat antah berantah yang ingin parkir kuparkir dihati. Astagfirullah.

Ya rabb, please tolonglah jaga hati hamba yang cuma satu ini. Janganlah Kau biarkan orang2 yang tidak berhak parkir disini, lalu kemudian pergi berlalu sambil meninggalkan tiket yang tak mereka bayar?? 😡 #gakngerti

Yach apapun itu tapi please siapapun……jangan biarkan siapapun parkir sebelum yang punya tempat datang. Ada yang bilang jangan lawan perasaan yang ada. Tapi eka tidak bisa.

Eka tidak ingin memarkirkan siapapun yang tidak berhak. Sekali lagi hanya kekuatan do’a yang dapat diandalkan. Istigfar tiada henti plus menyibukkan diri. Supaya benar2 tidak ada yang ngambil lahan parkir ini buat dijadiin parkir gratis sementara. Enak aja. parkir di mall aja bayar perjam masa mo parkir gratis dihatiku 😡

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *