Lagenda Park |Wisata Edukasi Di Tengah Kota Batam

Lagenda Park Wisata Edukasi Di Pusat Kota Batam. Akhir Juli yang lalu usai sudah tema belajar tentang “serangga” yang dijalani oleh anak-anak komunitas homeschooling Gemilang Batam. Saatnya kunjungan alias field trip ketempat yang berhubungan dengan serangga. Pada tema terakhir kami membahas lebah dan manfaatnya. Jadi kami berfikir anak-anak pasti gembira sekali jika diajak melihat peternakan lebah. Dapat kabar dari seorang teman jika di sekitar Batam Centre ada tempat peternakan lebah. 

Jadilah dimulai persiapan, kapan rencana untuk mengunjungi Lagenda Park ini. Langsung menghubungi pihak lageda park dan ditanyakan apakah kamis ini bisa berkunjung, karena sesuai dengan jadwal anak yaitu playdate setiap kamis. Ternyata tidak bisa karena hari Jumat Lagenda Park akan melaksanakan grand opening secara resmi dan mengundang banyak tamu. Dipastikan akan sibuk banget jika hari kamis. Setelah para ibu yang semangat 45 mengurus dan bernegosiasi di dapatilah kesepakatan untuk bisa berkunjung di hari rabu. Alhamdulillah… ehh astagfirullah. 🙁

Yach sedihnya ternyata rabu saya tidak bisa. Jadilah saya dan sahabat saya Icha tidak ikut. Karena kami ada kelas tahsin, dan bertepatan dengan ujian tahsin kami. Huhuhu lalu gimana? Ya tetap saya dan Icha tidak bisa pergi bersama teman-teman komunitas Gemilang. Besoknya Icha mengajak mengunjungi tempat ini bersama. Sebagai ganti kami tidak bisa ikut bersama komunitas Gemilang kemarin.

Lagenda Park Wisata Keluarga di Tengah Kota

Tempat ini berada di pinggir jalan utama menuju bandara. Saya sudah sering melihat tempat ini, karena dekat sekali dari rumah. Tapi belum kepikiran untuk datang langsung karena bayangan saya tempat ini sama dengan beberapa tempat yang berjejer di sepanjang jalan sebelum dan sesudahnya, yaitu tempat menjual aneka bunga dan tanaman hias.

Lokasinya berada tepat setelah gerbang perumahan Legenda Malaka yang ada patung sampan. Karena itu saya beberapa kali salah menyebut nama tempat ini sebagai Legenda Park tetapi ternyata Lagenda Park.

Saat sampai kita akan disambut oleh payung bewarna-warni. Melihat ini saja anak-anak makin tak sabar untuk berkeliling.

Payung Lagenda park

Tiket masuk saat kami datang masih Rp 10.000 dan dikabarkan bahwa setelah Grand Opening jumat besok tiket menjadi Rp 20.000 per orang.

Setelah membeli tiket kami lalu berbelok kearah kiri. Tempat para lebah tidur dan beraktivitas. Kami melihat lebah sendiri, tidak seperti teman-teman komunitas Gemilang yang langsung di dampingi oleh pihak Lagenda Park dan mendapatkan penjelasan tentang lebah.

Walaupun begitu anak-anak tetap gembira karena umi langsung yang menjelaskan tentang lebah madu. Dan mereka berdua tidak takut sama sekali.

Lalu kami melanjutkan berfoto di kincir angin dari kertas. Hahaha bener kan ya namanya kincir angin.

Ini namanya apa ayo

Setelah bergaya beberapa pose barulah tim Icha datang. Lalu kami berjalan bersama menuju hewan lainnya. Disini terdapat beberapa jenis hewan yang dapat dikenalkan kepada anak-anak.

Mulai dari kelinci, dengan beberapa kandang yang tersedia. Kelinci disini lumayan banyak. Rusa totol, domba, burung, ular dan banyak hewan lainnya. Benar-benar tempat wisata yang pas untuk menghabiskan weekend bersama anak-anak tanpa harus pergi jauh. Lokasinya di pinggir jalan utama.

Kelinci di taman lagenda park. Gambar dari instagram lagenda park
Rusa yang dari taman rusa bp batam

Yang paling seru disini dan membuat umi berkeringat adalah rumah pohonnya. Karena anak-anak sangat gembira sekali melihat rumah pohon yang tinggi dan bisa melihat banyak hewan dari atas maka mereka bolak balik naik turun beberapa kali. Yang pastinya ini bikin kalori umi terbakar ga puluhan lagi. Bisa ribuan kalori terbakar karena keringat sudah meleleh.

Dibelakang ada juga taman jambu air dam pohon lainnya. Tetapi tidak kami kunjungi karena kami datang menjelang pukul 12 siang. Cuacanya lumayan membuat umi ingin mengurangi berkeliling terlalu banyak.

Saat kami berkunjung, tempat untuk ular sedang dibangun. Juga tempat untuk beberapa hewan lainnya. Tetapi saat ini semua hewan dan arena permainan sudah lengkap.

5 hal yang wajib ibu bawa jika mengunjungi tempat wisata terbuka

Yang mana yang sering ketinggalan mak?

Saya teorinya selalu ingin membuat checklist apa perlengkapan yang akan dibawa. Tetapi setiap hari H selalu ada saja yang ketinggalan. Termasuk dari 5hal diatas. Berikut saya bagi beberapa hal yang wajib dibawa dan saya sendiripun sering lupa membawanya, jadi di tulis disini supaya ingat yak:

1. Tumbler yang ingin berhemat dan pastinya mengurangi sampah plastik tentu yang satu ini wajib dibawa. Kalau saya alhamdulillah ini jarang lupa dibawa pergi. Yang adanya sering lupa dibawa pulang alias ketinggalan ditempat tujuan

2. Minyak telon anti nyamuk karena tidak ada minyak telon khusus perjalanan alias 1minyak telon untuk dirumah dan dibawa pergi saya sering sekali ketinggalan yang satu ini. Setelah anak-anak mandi saya oleskan minyak lalu lupa memasukkan ke tas untuk dibawa pergi. Tempat seperti Lagenda park ini wajib sekali anak dipakaikan minyak telon anti nyamuk. Dengan banyaknya hewan dan pohon maka tempat ini jadi tempat yang paling nyaman untuk nyamuk. Kebetulan saat kami datang sedang dilaksanakan fooging jadilah kami berputar menghindari asap.

3. Bekal perhatikan jam keberangkatan dan lamanya waktu kunjungan. Karena kadang kita berfikir sudah membawa banyak cemilan untuk makan siangnya belakangan saja. Padahal tempat yang seperti ini paling banyak menghabiskan tenaga anak

4. Topi ini juga harus diperhatikan. Termasuk yang paling sering saya lupa. Topi untuk melindungi dari panasnya matahari Kami terpaksa tidak mengelilingi kebun jambu karena tidak ada topi ini

5. Baju ganti, Iya tempatnya tidak basah, tidak ada air dan tidak hujan. Tetapi pas mengejar dan melihat kelinci anak-anak smapai jongkok didepan kandangnya. Merayap di tumah pohon. Jadilah harapan untuk tidak pulang dulu menjadi tertunda.

Nah tertarik tidak mak mengunjungi taman Lagenda Park ini? Jika ke Batam dan tidak punya banyak waktu mengajak anak-anak jalan bisa deh singgah disini sebelum ke pelabuhan Punggur atau sebelum ke Bandara Hang Nadim.

34 thoughts on “Lagenda Park |Wisata Edukasi Di Tengah Kota Batam

  1. ini kalau di surabaya mirip2 sama kebu bibit mbak..

    anak bisa main, bisa liat hewan2 juga terutama rusa sama kelinci hihi

  2. Legenda park pasti jadi tempat wisata edukatif favorit warga batam ya mbak.. selain tempatnya strategis juga punya fasilitas yang banyak sehingga warga batam bisa nyaman datang kesini dan yakin bahwa anak anak dan keluarganya bisa mendapatkan banyak edukasi di tempat ini dan tentunya perlu diperhatikan aturan aturan yang ada disana juga ya mbak

  3. Waaaah makasih ulasannya Mbak. Saya jadi punya alternatif lain bawa Kakak Sierra main ke Batam Center besok. Baru mau niat lari pagi di Engku Putri lalu ke Ninos lalu bingung mau ke mana lagi. Yeay bisa nih ke Lagenda Park.

  4. Seru ya anak-anak bisa naik ke rumah pohon, Tiket masuknya juga ga Mahal. Sejak anak2 kecil aku juga selalu bawa baju ganti kalau pergi, tapi skr udah ga lagi sudah besar 🙂

  5. Saya selalu bawa obat2an buat anak dan botol minum karena belum tentu di tempat wisata disediakan obat2an juga air minum kemasan biasanya pasti mahal dijual di sana 🙂

  6. Topi sih aku yang sering lupa buat anak mba makasih nih ceklistnya jadi reminder kalau mesti bawa topi..nah minyak telon aku ga ketinggalan karena anakku yan sulung mabokan kalau kelamaan di mobil wkwk

  7. Tertarik banget. Tapi gak tahu kapan bisa ke sana hehehe. Ke Batam saya ingin banget sejak dulu. Tapi blm ada rezekinya. Belum kesampaian juga. Kalau ada kesempatan sekaligus eksplorasi wisata lainnya ya

  8. Saya juga biasa bawa botol plastik untuk tempat minum jika bepergian, kadang ditambah dengan botol bekas minumam kemasan. Kalau yang terakhir kelupaan dibawa pulang tidak masalah, sih. Kalau yang satunya jangan sampai ketinggalan, sayang uang, hi hi.
    Tipsnya bermanfaat banget karena bagi kita yang punya anak kecil wajib bawa baju ganti untuk mereka maupun diri sendiri sebab aktivitas anak itu bikin kita rasanya ikut lari maraton agar bisa mengimbangi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *