Hai mak, kali ini aku bakal menulis alasan kenapa aku mengambil tema teknokogi di blog ku ini. Pernah gak sih dengar istilah gen X, generasi milineal atau Gen Y dan gen Z? Jika kamu lahir di tahun 80an hingga 90an kira-kira sampai 95-97 (ada juga yang mengatakan hingga 2000an) maka kita satu generasi di dalam generasi milenial. Toss dulu ð tapi kalo kamu Gen X tolong panggil saya dedek jangan panggil mba apalagi ibuk. ð€£ð€£ Lalu hubungannya dengan parenting apa? Perenting in digital age. Bahasan seru yang wajib di baca sampai habis.
Mempersiapkan Diri untuk Pengasuhan di Era Digital
Generasi millennial atau gen Y ini merupakan generasi yang paling awal merasakan perubahan teknologi dibandingkan generasi sebelumnya. Kehidupan generasi millennial tidak bisa dilepaskan dari teknologi terutama internet, entertainment/hiburan sudah menjadi kebutuhan pokok bagi generasi ini. Benar apa betul?
Lalu apa itu digital age? Digital age (era digital) adalah era yang kita rasakan saat ini. Dimana semuanya bisa kita dapatkan dengan mudah ,dan semua dapat selesai dengan jari-jemari. Semua kegiatan sudah banyak dibantu mesin-mesin, gadget, dan hanya dengan menekan tombol on/off semua dapat selesai. Nah… bagaimana dengan interaksi sosial diri dengan orang lain, apa bisa semua hanya selesai dengan sebuah tombol?
Sudah bukan rahasia umum lagi saat ini seseorang dapat akrab dengan mereka yang jauh bahkan yang tidak pernah ditemui sekalipun, namun tidak akrab dengan mereka yang dekat. Itulah “hebatnya” teknologi seperti gadget dan internet yang dapat membuat orang yang dekat menjadi dan sebaliknya. Maka walau makna interaksi sosial sendiri tetap sesuai dengan definisinya, namun mengalami degradasi. Boleh jadi interaksi itu dinamis, namun hal itu dapat mengurangi rasa sosial dalam arti mengabaikan seseorang maupun hal-hal kecil diantara kita, dan kepekaan sosial itu sedikit demi sedikit akan pupus.
Kebutuhan akan teknologi tentu akan semakin besar lagi kelak digenerasi anak-anak kita yang disebut dengan Generasi Alpha yaitu generasi yang lahir dalam rentang tahun 2011 sampai dengan tahun 2025. Generasi yang lahir sesudah Generasi Z. Maka saya merasa sangat perlu mempersiapkan diri dan anak agar bisa mendapatkan manfaat dari jaman dimana anak saya lahir, tumbuh dan besar nantinya. Namun tentu saja tanpa mengurangi nilai sosial serta empati yang ada di dalam diri mereka.
âDidiklah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup bukan di jamanmuâ (Ali Bin Abi Thalib )

mantaaaapp..
keren kali lah uchan iniiiiii
Makasih ibuk