Mengenalkan Allah Kepada Balitaku 

Subhanallah Maha Suci Allah

Alhamdulillah segala puji bagi Allah

Allahuakbar Allah Yang Maha Besar

Laillahaillah Muhammadurasulullah

Allah Yang Maha Pencipta. Menciptakan alam ini.

Bumi yang luas langit yang tinggi. Semua isinya ciptaan Allah.

Begitu indahnya ciptaan Allah

Ayo..siapa yang tau lirik diatas. Itu adalah salah satu favoritnya Aqila. Dan kalimat2 diatas itu termasuk dalam kurikulum Aqidah yang ingin uchan terapkan ke Aqila. 

Walau saat ini Aqila belum sepenuhnya paham. Tapi tidak mengapa. Yang pastinya belajar menanamkan ke Aqila jika Allah itu pengasih dan penyayang. Dan kita semua ciptaan Allah. 

Sebenarnya (Insyaallah) semua orangtua muslim pasti sudah mulai mengenalkan Allah kepada anaknya sejak mereka dikandungan.

Ketika abah umi membaca Al Quran sambil mengelus perut di lanjutkan hingga mereka tumbuh, itu yang dibacakan adalah kalam Allah. Saat melihat kedua orangtuanya sholat kemasjid atau sholat dirumah itu menyembah Allah. Berdoa sebelum makan itu syukur kepada Allah, berdoa sebelum tidur berserah kepada Allah.

Dan semua itu kebiasaan sehari-hari yang biasanya sudah dilakukan semua orangtua dengan refleks. Tanpa dituliskan dalam kurikulum anakpun kita selalu mengajarkan anak membaca bismillah sebelum makan maupun bepergian.

Berikut sedikit dari kurikulum Aqidah yang kami terapkan di rumah bersama my little mufasa “Aqila” dan “Syaffira”:

MENERAPKAN AQIDAH ISLAM

Kenapa ini utama ? 

Semua anak terlahir dalan keadaan fitrah termasuk fitrah iman. Ini ada hadist shahihnya (Insyaallah). Tinggal bagaimana orangtyanya merawat fitrah iman ini. 

Dengan mengajarkan anak tentang aqidah yang lurus, diharapkan anak faham/mempunyai keyakinan yang mantap dalam memeluk agama Islam. Dan pastinya tidak akan menganggap bahwa Islam hanya sekedar warisan. Karena iman tak dapat diwarisi. Seperti halnya anak nabi Nuh yang tidak mewarisi keimanan ayahnya.

Yuk Membiasakan mengucap kalimat thayyibah (baik)

1. Bacaan syahadat

اشهد ان لا اله الا الله واشهد ان محمدا عبده و رسوله

Artinya: “Aku bersaksi tiada sesembahan yang haq (benar) disembah selain Allah dan aku bersaksi bahwa nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam adalah hamba Allah dan utusan Allah.

2. Bacaan basmallah

بسم الله الرحمن الرحيم

3.  Bacaan Ta’awudz

ااعوذ بالله من الشيطان الرجيم

4.  Bacaan tasbih, tahmid, takbir

سبحان الله الحمد لله الله اكبر

5.  Bacaan istighfar

ااستغفر الله

6.  Bacaan ketika berjanji, ketika kagum dan heran

اان شاء الله ما شاء الل

7.  Bacaan istirja’

اانا لله و انااليه راجعون

8.  Bacaan tahlil

لا اله الا الله

AYO MENGENAL ALLOH

1. Alloh Maha Esa

  • Tiada yang berhaq di ibadahi selain Alloh
  • Tidak beranak, tidak beristri, pencipta dan pemilik segala sesuatu, pemberi rizki, yang menghidupkan dan mematikan.

2. Berdo’a, berkurban, bernadzar, takut dan berharap hanya kepada Alloh

3. Alloh tidak sama dan  tidak serupa dengan ciptaanNya, mempunyai nama-nama dan sifat yang baik

  • Ar Rahmaan artinya Maha Pengasih
  • Ar Rahiim artinya Maha Penyayang
  • Al ‘aliim artinya Maha Tahu
  • As Sami’ artinya Maha Mendengar
  • Al Ghoniy artinya Maha Kaya
  • Dst

4. Nama Alloh selalu dengan sifat-sifatNya. Diantara sifat-sifat Alloh :

  • Wujud artinya Ada 
  • Qidam artinya Dahulu  
  • Baqa’ artinya Kekal  
  • Mukhallafatu lil Hawaditsi artinya Berbeda dari Semua Makhluk 
  • Qiyamuhu Binafsihi artinya Berdiri Sendiri
  • Wahdaniyah artinya Esa

5. Mengenal Malaikat. Sifat Malaikat :

  • Malaikat di ciptakan dari cahaya, tidak berhenti bertasbih dan selalu taat kepada Alloh.
  • Malaikat memiliki tubuh yang sangat besar, serta mampu mengeluarkan suara yang sangat keras, sangat kuat dan memiliki akal yang cerdas.
  • Malaikat memiliki sayap yang berbeda-beda, ada yang memiliki 2, 3, 4 bahkan malaikat Jibril mempunyai 600 sayap.
  • Malaikat dapat berubah wujud menjadi bentuk manusia.

Berikut tips sederhana (untuk menjaga keistiqomahan kami) mengenalkan Allah kepada anak:

  1. Kenalkan Allah sesuai usia dan tahap perkembangan anak. Untuk anak usia 2tahun ajarkan untuk selalu membaca kalimat thaiyyibah (baik) dalam keseharian. Setelah belajar bicara dapat mulai diajari membaca doa dan dzikir, juga sudah bisa mengenalkan sekaligus membaca surah di Al Quran. Contohnya saat ini Aqila setiap pagi mengulang bacaan Al Fathihah yang uchan bacakan. Karena Al Fathihah bacaan seumur hidup kelak. Jangan sampai pahalanya untuk oranglain. 
  2. Kenalkan Allah melalui yang dilihat anak sehari-hari. Tubuh kita ciptakan Allah. Hujan turun atas perintah Allah.
  3. Kenalkan bahwa Allah selalu didekat kita. Allah mengawasi dan menjaga kita. Saat takut ayok kita berdoa. Allah pasti dengar. Yakinkan pada anak bahwa Allah makin dekat dengan kita jika kita rajin beribadah. 
  4. Berikan contoh. Anak bisa salah memahami kata namun anak tidak pernah salah mencontoh. Jika kedua orangtua selalu sholat anak akan senang mengikutinya. Jika setiap makan membaca bismillah dan doa anak juga pasti meniru.

Mengenalkan Allah secara jelas baiknya pada usia yang dia sudah bisa menangkap makna kalimat yang kita jelaskan pastinya. 
Kurikulum diatas belum semuanya kami terapkan tetapi dibiasakan dalam keseharian. 

Apapun cara yang dipilih orangtua untuk mengenalkan Allah kepada anaknya semuanya adalah luar biasa. Mari selalu saling belajar dan berbagi. Terimakasih mba ulfa pemenang arisan menulis minggu lalu. Temanya bikin emak2 perfikir cerdas dan menantang.

Uchan ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *