Kisah lampu merah yang serasa hijau

Setiap ditanya ke babang apa cerita lucu kita. Dia akan langsung menjawab cerita di lampu merah.๐Ÿ˜‚

Terimakasih mamathole yang sudah ngasih tantangan diarisan menulis kali ini dengan tema kisah lucu bersama suami.

Cerita ini diawal nikah dulu. Seperti banyaknya pengantin baru yang habis masa cuti, so pastinya back to routine. Begitu juga kami berdua. 

Tepat seminggu setelah masa bulan madu untuk pertama kalinya kami berangkat kerja bareng, pertama kalinya uchan diantar babang dan pertama kalinya kami ngobrol dimotor. Catatan: selama cuti gak ada naik motor berdua karena kemana2 nyupirin om tante uwak uwo, one  dan semua yang dari kampung.๐Ÿ˜

Iyes semua serba pertama karena kami taaruf singkat lalu menikah hanya 3bulan sejak pertama jumpa. Dan setelah itu hanya 2x jumpa tanpa banyak bercerita. Next ya taaruf storynya.

Arah tempat kerja kami yang berlawanan dan jarak yang gak dekat seharusnya membuat laju motor agak dipercepat. Rumah dibengkong, kantor uchan di sekupang dan kantor babang di batam centre. 

Tapi lagi-lagi karena pengantin baru ini sedang asyik bercerita jadilah laju motor diperlambat walau resiko telat.๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

Di perjalanan dengan cuaca yang cerah ini babang bawa motor santai banget kayak sepedaan dipantai sambil sekali-sekali melirik istrinya dari spion. 

Sampainya dilampu merah baloi (yang sekarang ada karambia cafe), tau dong disana ada pos polisi yang ramai polisinya kalau pagi.  Dari jauh istrinya sudah lihat lampu kuning sambil bilang kesuami tercinta “bang sudah mau lampu merah tu” 

Suami tercinta yang sedang asyik bercerita santai aja motornya tetap lewat walau pak polisi di pinggiran pos sudah mandangin dia.

Dan dia cuma jawab  santai tanpa rasa bersalah bilang “itu yang didepan jalan kok”  #iyahjalantapidiangebutnaikking

Hahaha ya Allah… nasib apa coba 4tahun bolak balik kerja ke sekupang gak pernah kena tilang apalagi langgar lalu lintas. Ini baru nikah sudah distop pak polisi.

Yang mirisnya di stop nya itu lewat pandang-pandangan dulu karena dia sudah langgar lampu merah tapi laju motor tetap kayak sepedaan pelannya.

Pak polisinya sampai heran.๐Ÿ˜ต๐Ÿ˜ต๐Ÿ˜ต

“Mas gak lihat lampu merah ya”

“Maaf pak gak lihat soalnya lagi ngobrol sama istri. Maklum pak pengantin baru. Ini pak liat aja tangan istri saya masih ada inainya” 

*polisinya pasti ngebatin #emangpentinginfonya

Asli hahaha malu kok bisa yak babang kasih alasannya itu dan santai banget. Wkwkwk 

“Kalau semua pengantin baru ngelanggar lampu merah gimana coba pak” #polisinyagemes2sebel

Ditanya lagi “Bapak kerja dimana” dia sebutkan tempat kerjanya. Lha lanjut diomel pak polisi lagi

“Pak kalau dosennya langgar lalu lintas gini, gimana mahasiswanya pak” #pakpolisigeleng2

Huahaha asli ini gantian istrinya sebel plus pengen ngakak tapi gak enak.๐Ÿ˜ฐ

Waktu itu kan belum kenal babang terlalu banyak ya. Sekarang setelah 3tahun menikah ini, jadi paham kalau dia aslinya itu disiplin dan taat banget sama rule yang ada. Love you babang.๐Ÿ’ž

Malah sekarang suka diminta istrinya nerobos gak mau. Hahaha apa jangan2 babang trauma yak ๐Ÿ˜ฌ

Hahaha yo weslah semoga ceritanya bisa jadi pelajaran buat calon pengantin baru ataupun pengantin lama. Jangan kebanyakan cerita berdua jika dekat lampu merah. 

9 thoughts on “Kisah lampu merah yang serasa hijau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *