Merekam Jejak Petualangan Dengan ASUS Zenbook UX433FN-Gathering Blogger Batam. Siapa yang tidak suka traveling tunjuk tangan? Jarang banget ya orang yang tidak suka diajak traveling. Bahkan banyak orang yang selalu memanfaatkan waktu liburannya untuk traveling. Istilah untuk para traveler (orang yang suka traveling) ini juga sudah beragam banget lho. Jadi mulai dari solo traveler, couple traveler, family traveler, group traveler, backpaker bahkan juga ada luxury traveler.
Kalau dulu saya adalah orang yang tidak akan tunjuk tangan jika ditanyai soal traveling. Yups saya gak mampu buat traveling kemana-mana karena saya tukang ilang, jadi kalau kemana-mana sendiri saya bisa saja lupa tas saya tadi dibawa, atau tiket saya letakkan dimana. Setelah menikah dan ada yang menjaga dengan cinta kemanapun barulah saya mulai menyukai traveling atau jalan tipis-tipis ini.
Saya yang dulu saat single lebih suka duduk manis di dalam hutan bersama teman-teman di depan tenda dengan secangkir kopi panas, sekarang tidak bisa lagi ngetem di hutan. Apalagi setelah memiliki 2 anak yang pendidikannya kami rencanakan ke homeschooler, pastinya kami butuh banyak aktifitas diluar, maka kegiatan jalan kami beralih ke family traveling dengan fokus kegiatan edutrip (Education field trip). Edutrip ini sendiri banyak banget lho manfaatnya. Gak hanya anak-anak homescholler aja yang butuh edutrip. Semua anak butuh edutrip, tapi mengapa anak butuh edutrip. Yuk kita bahas sedikit.
1. Anak Memiliki Banyak Pengalaman Berharga
Kalau dalam bahasa minang ada pepatah yang mengatakan “alam takambang jadi guru”, semua alam yang terbentang luas adalah guru kita yang dapat memberikan kita banyak pengalaman baru yang sangat berharga. Makin banyak jalan makin banyak pengalaman baru. Pengalamanya tidak hanya tentang tempat-tempat wisata bersejarah ya, bahkan ke kebun di salah satu pulau di kawasan Barelang juga merupakan pengalaman berharga.
2. Kaya Wawasan
Dengan banyak berekplorasi diluar melakukan beragam kegiatan anak akan semakin kaya akan wawasan potensi dan kaya logika yang sudah di pelajari atau dikenali secara teori. Anak-anak belajar aturan sosial dan tanggung jawab moral dapat tumbuh alami setelah
3. Mengenali Lingkungan dengan Lebih Peka
Banyak yang dilihat banyak yang dirasa, nah dalam edutrip kita tidak hanya merasakan yang enaknya saja namun juga ada pengalaman yang tidak menyenangkan. Tidak hanya berjumpa dengan orang yang serba berkecukupan namun berjumpa dengan banyak keragaman sosial. Dengan edutrip anak lebih peka terhadap lingkungan sekitarnya, bahwa kehidupan ini tidak hanya seperti yang ada dilingkungan rumahnya. Tidak hanya seperti yang dilihat dalam kesehariannya.
4. Menumbuhkan Minat Anak
Kalau zaman dulu apasih profesi yang kita tau atau yang guru kita sampaikan disekolah jika kita berbicara tentang profesi masa depan? Paling gak jauh dari guru, tentara, polisi atau dokter ya khann? Belum ada dulu ditanyain kalau besar mau jadi apa? Terus dibilang fotographer atau youtuber pasti dianggap gak ada masa depan. Bayangannya kalau suka moto nanti cuma bakalan buka studio foto yang didepannya ada tulisan CUCI CETAK 3×4 KILAT GRATIS GANTI BACKGROIUND. Padahal sekarang malah profesi ini masa depannya cerah cemerlang ya khaann? Dengan edutrip anak bisa diajak berjumpa dengan youtuber ternama seperti Anjas untuk melihat proses kerja mereka, gimana cara merekam video dengan baik, gimana mereka menyeting segalaa printilan dengan detail dan lain sebagainya.
Gambar Dari Buka Lapak.com
5. Menggali Potensi Yang Ada
Ini beda dengan minat yach, potensi ini adalah bakat bawaan anak. Dengan banyak jalan di edutrip kita bisa menggali potensi atau bakat terpendam yang dimiliki anak. Bakat bawaan ini jika gak digali dan dikembangkan walaupun berbakat ya tidak bisa menghasilkan ya khan. Banyakin edutrip, mencoba berbagai hal maka bakat dapat terlihat dengan sendirinya karena itu sudah ada di diri masing-masing.
Portofolio, Rekam Jejak Petualangan Anak
Edutrip sudah, mengunjungi banyak tempat sudah, jumpa banyak profesi sudah , banyak kegiatan juga sudah lalu yang terpenting adalah menuliskannya. Iya menuliskan jejak semua petualangan adalah hal yang terpenting dari edutrip. Tulisan rekam jejak petualangan edutrip ini disebut dengan Portofolio anak. Ini adalah andalan banget terutama untuk keluarga homeschooler.
Dengan portofolio ini ibaratkan raport kegiatan anak. Harus dituliskan detail dan lengkap. Gak bisa menuliskan beberapa baris caption di instagram dan dengan 1 foto. Makin lengkap hal yang dituliskan makin okelah sebuah portofolio. Semua nilai yang ditemui harus dituliskan. Semua perasaan anak harus digambarkan. Apalagi jika sampai ada videonya, semua terekam nyatah dan lebih mudah dijelaskan.
Membuat sebuah portofolio perjalanan jika dengan kriteria diatas maka laptop adalah pilihan terbaik untuk menuliskannya. Kebayangkan pegelnya jempol jika semua kegiatan kita tuliskan dengan menggunakan handphone walaupun itu memungkinkan.
Lebih Dekat Dengan ASUS Zenbook UX433 Pada ASUS Blogger Ghatering Di Batam
Ketika sedang merancang-rancang laptop impian yang ringan, mudah dibawa-bawa, ringkas tapi tetap keliatan mewah dan elegan. Masih mikir apa ada yach laptop kayak gitu? Tiba-tiba dapat email dari mba Katerina.S ya Allah ini mah blogger demenannya para blogger. Tiap saat ada aja yang muji di grup, sekali berapa lama ada aja yang ngasih tau info lomba yang ada diblognya. Terus diajak jumpa gak sendiri tapi bareng youtuber milenial Anjas Maridita terus di Asus Gathering, ini kurang lengkap apa coba? Kembali baca email dengan detail. Ada lampirannya. Pas dibuka rasanya bahagia banget haha soalnya ini bakal jadi event pertama saya dengan blogger plus gandeng youtuber. Emailnya langsung fordward ke PakSuami biar di izinkan untuk pergi.
Alhamdulillah walaupun diiringi hujan akhirnya saya bisa datang ke Asus Zenbook Blogger Gathering di The Duck King Nagoya CityWalk. Saya sendiri sampai dilokasi pukul 11.30WIB. Alhamdulillah langsung lho disambut sama mbak Rien nya. Kirain blogger ternama itu jaim-jaim gimana githu ternyata semuanya terhempaskan saat berjumpa. Langsung disalamin, langsung diajak cipika cipiki. Setelah mengisi absen kami di izinkan berfoto dan bereksplorasi dengan ASUS Zenbook yang dibawanya. Ini ternyata laptop impian yang ada di angan-angan. Laptop yang ringkas, ringan tapi elegan. Makin gak sabar nunggu sharing session dengan mas Anjas biar makin dekat dengan Asus Zenbook ini.
Asus Zenbook 14 UX433 Impian Mamak
Makan Siang dan Sharing Session Ceria di The Duck King
Setelah puas ngulik Asus Zenbook UX433 saya langsung mengambil kursi. Ternyata kursi di depan sudah penuh. Bersemangat sekali para blogger kepri ini. Saya duduk di kursi belakang dan berkenalan dengan banyak teman baru. Tidak berapa lama makan siang sudah dihidangkan, selesai bersantap acara langsung masuk ke Sharing Session bersama mba Katerina dan Mas Anjas.
Ini ilmunya daging semua so saya putuskan pindah ke kursi depan, mba rien banyak berbagi tentang perjalanannya sebagai travel blogger, perjuanganya dalam menulis dan mempublikasikan tulisan.
mengajukan tulisan ke berbagai majalah, sering ikut lomba hingga akhirnya menulis buku tentang wisata.
Mba rien juga menyampaikan kita harus menjaga branding sebagai travel blogger (misalnya), Jadi image sebagai travel bloger harus selalu dibawa apapun topiknya yang akan di angkat.
Jadi bahan intropeksi diri banget ini. Terutama soal tema blog jangan gado-gado kalau mau fokus nulis traveling ya traveling aja curhatnya diblog yang lain aja. Setelah mba Katerina selesai sharing ada sesi quiz. Rezeki umi rajin seperti saya, karena saat mba Katerina menjelaskan saya pindah ke kursi depan saya jadi bisa memperhatikan dengan fokus dan akhirnya bisa menjawab pertanyaan. Pertanyaannya “Sejak kapan mba Katerina menjadi Ba Asus?” Jawabannya sejak tahun 2016. Yeaii give me aplause.
Acara dilanjutkan dengan kenalan lebih dekat dengan Asus Zenbook UX433 yang disampaikan oleh mas Anjas. Pemaparan mas Anjas bikin saya angguk-angguk. Kok bisa pas banget dengan impian ya Asus Zenbook UX433 ini. Designya paling ringkas dari yang pernah ada. Cocok banget dibawa traveling apalagi untuk merekam jejak petualangan anak-anak dalam bentuk portofolio.
Asus Zenbook UX 433 Langsing Ringan Namun Handal
Punya laptop yang hanya 15.9mm dan berat 1.9kg namun bisa seukuran A4 siapa yang menolak? Apalagi dengan paket komplit membawa prosesor intel generasi ke-8.
Ultraslim bezels hanya 2.9mm di bagian samping, 3.3mm di bagian bawah dan hanya 6.1mm di bagian atas untuk mengakomodasi kamera. Efeknya benar-benar kece banget untuk kesemua sisi. Dan dengan layar ultra-kompak ini, ZenBook 14 hanya seukuran lembar A4 – lebih kecil dari kebanyakan laptop 13,3 inci.
Asus Zenbook 4 UX433FN hadir membawa semua kelebihan tersebut.
Asus Zenbook UX 433 Daya Baterai dan Tahan Kuat
Ini yang bakal diuji pada perjalanan city tour nanti. Kenapa sih Asus Zenbook digadang-gadang cocok mendampingi para traveler? Terutama yang perjalanannya penuh kerempongan seperti saya. Haha karena edutrip adalah mengikuti semangatnya anak.
Jadi Asus Zenbook ini punya daya tahan baterai yang kece banget. Bisa dibawa mobile tanpa cemas kehabisan batere. Tahan sampai 13jam.
Dan yang bikin mata berbinar melihatnya adalah ASUS Zenbook sudah memiliki military grade. Langsung kebayang 2gadis aktif dirumah yang selalu gemes lihat laptop. Dengan standar ini Asus Zenbook aman banget dibawa dalam perjalanan terutama dengan anak gak takut kesenggol/jatuh.
Tidak diragukan lagi, ini nih laptop ASUS ZENBOOK lah yang sesuai dengan impian umi. Penjelasan dan materi yang disampaikan Anjas detail banget. Semua peserta sangat antusias memperhatikan dan bertanya pada sesi ini.
Merasakan Ketangguhan Asus Zenbook UX433 dalam Perjalanan City Tour Barelang
Sesi diskusi telah selesai, kami semua bersiap untuk merasakan ketangguhan Asus Zenbook dalam perjalanan kami ke Jembatan Barelang.
Foto dari Mba Katerina
Kami menaiki bus menuju Barelang. Sampai dijembatan 1 para blogger semangat banget mengambil foto terbaik versi masing-masing. Karena juga ada lomba instagram dengan hastag #2019PakaiZenBook #ZenBookID-Batam.
Setelah puas berfoto dan difoto kami menuju Golden Fish untuk lanjut merasakan sensai perjalanan dengan ASUS ZENBOOK dilanjutkan sesi makan malam dan pengumuman pemenang.
Alhamdulillah menang quis
Terimakasih Asus telah memilih batam sebagai salah satu kota yang dijajal merasakan kehebatan Asus Zenbook langsung. Juga terimakasih mba Katerina S dan Anjas Maradita selaku Asus ZenCreator yang telah berbagi pengalaman luar biasanya. Datang lagi ya.
Apalagi kepada teman-teman blogger kepri yang bahkan datang dari pulau diluar Batam. Cetar banget minggu lalu. Semoga saya #2019PakaiZenbook yang tangguh itu.
Sumber Referensi:
1.https://www.kompasiana.cmm/linistianah/5bcdc343aeebe173c95f3536/manfaat-field-trip-bagi-anak-lalu-mengapa-harus-field-trip
2.https://www.asus.com/id/Laptops/ASUS-ZenBook-14-UX433FN/
3. Materi presentasi Anjas Maradita
4. Materi http://bit.ly/UXx333ID-Materi
