Silaturahim bersama teman

Di keluarga besar IIP ada beberapa orang yang baru melahirkan. Namun saya secara pribadi belum sempat menjenguk. Ada ketua rumbel quran serta admin wag divisi online kami. Akhirnya saya coba sediakan 1 hari untuk menjenguk sekaligus silaturahim kerumah mereka bersama Aqila.

Tanggal 10 ini janjian dadakan dengan mba erli kerumah Resha di batam centre dan Lilies di tiban. Di Batam dua daerah itu jaraknya jauh banget. Dari ujung ke ujung pulau Batam.

Bintang hari ini syasha imut kesayangan umi. Hehehe.

Aqila jadi anak mama erli. Aqila jika sudah jumpa mama erli maka dia otomatis jadi anak mama bukan umi. Dirumah resha hingga rumah lilies suka dekat mama erli. Naik gocar duduk dengan mama erli. Padahal anak mama erli sudah 4. Ditambah 1 lagi tukang ngekorin kakak ai san lila serta abang ale. Hehehe

Alhamdulillah si sholihat Aqila mau mendengarkan nasehat umi, jika dirumah orang lain tidak masuk kamar dan tidak mengambil tanpa izin , awalnya takut dia tidak paham.😍😍😍

Dari rumah resha, kami naik go car ke halte bus trans batam. Efek tayo maka trans adalah angkutan favoritnya. Ternyata jam pulang sekolah, umi harus pangku 2 anak agar ibu2 lain bisa duduk. Ga mau egois. Tapi alhamdulillah dibalas baik sama ibunya dan dia mau bagi duduk dengan Aqila. Biasa kakak ga mau dan alhamdulillah lagi dia mau berbagi duduk. Karena bus nya kebetulan padat banget.

Turun dari bus kami lanjutkan lagi dengan gocar. Lagi-lagi kak Aqila duduk dengan mama erli dan krucilnya. 🙄

Jadi umi bersama Syaffira saja. Ini hasil selfie dengan Syaffira.

Pulangnya singgah kerumah nenek kecil dulu alias tante bungsu umi. Kami main disana hingga malam hari.

Alhamdulillah perjalanan hari ini lancar, oh ada dramanya saat pulang. Dia mau pulang dengan mama erli dan kakak-kakak. Tapi karena umi sudah janji dengan nenek kecil untuk datang. Jika pulang bersama mama erli kemungkinan tidak jadi kerumah nenek. Hingga kakakpun menangis di atas gocar. Mau sama mama katanya. Dan supir gocar jadi bertanya “memang mamanya kemana buk” 😑😑😑

Saya pak mamanya. Itu mama palsu. 😥😥

#bintangkeluarga