Kenapaku butuh bersamamu…

Sungguh teramat merugi…mereka yang mengikuti hawa nafsu kemudian pergi meninggalkan kebersamaan dlm dakwah ilallah.

Tanpa mau bersabar sebentar dalam ujian keimanan.
Tanpa mau mencoba bertahan sebentar dalam dekapan ukhuwah..​

Dan sungguh, Kecewa itu biasa  dan manusiawi’ yang luar biasa,  siapa saja yg mampu beristigfar  dan lalu berlapang dada serta bertawakkal pada-Nya.​ ​

Memang…​ ​ Dakwah ini berat…karenanya ia hanya mampu dipikul oleh mereka  yg memiliki hati sekuat baja..

Memiliki kesabaran lebih panjang dari usianya.
Memiliki kekuatan yg berlipat.
Memiliki keihklasan dlm beramal yang meninggi.
Memiliki ketabahan seluas lautan.
Memiliki keyakinan sekokoh pegunungan.​

​Siapapun takan pernah bisa bertahan…melalui jalan dakwah ini..mengarungi jalan perjuangan…kecuali dengan KESABARAN!!!​

Karenanya…​ Tetaplah disini…dijalan ini…bersama kafilah dakwah ini. Seberat apapun perjalanan yang harus ditempuh…sebesar apapun pengorbanan untuk menebusnya…tetaplah disini…

Buanglah hawa nafsu dalam mengarungi perjalanannya, karena telah banyak yang berguguran karenanya.

Gandenglah selalu iman kemana saja kita melangkah, karena iman akan menjaga kita setiap waktu.

Seburuk apapun, sekeruh apapun kondisi kapal layar kita, jangan lah sekali2 mencoba untuk keluar dari kapal layar ini dan memutuskan berenang seorang diri…karena pasti kau akan kelelahan dan memutuskan menghentikan langkah yang pada akhirnya tenggelam disamudra kehidupan…

Jika bersama dakwah saja…kau serapuh itu…bagaimana mungkin dengan seorang diri??

Sekuat apa kau jika seorang diri…??

Wallahu’alam bisshowab…

Tetaplah di sini dan di jalan ini.

Bila bukan karena Dakwah tak pernah akan terbayang ttg perjalanan kehidupan ini.

Selamat berjuang sahabat Surgaku…

~Copas dari grup sebelah~

Tiba2 airmata mengalir. Memang pesan ini dikirim kegrup. Namun eka merasa ini dikirim untuk eka.  Entah seperti apa jadinya eka jika tidak “terjebak” dijalan dakwah yang indah ini.

Entah apa manfaat yang bisa eka berikan jika eka tidak bersama jalan dakwah ini. Hingga salah seorang teman yang sering berjumpa eka dihutan dulu sampai bertanya2 apakah yang bisa merubah eka yang ugal2lan jadi seperti sekarang ini.  Hingga berjabat tangan pun tak mau.

Jalan dakwah ini terlalu indah.  Dan eka menyesal “terjebak” didalamnya. Sangat menyesal sekali.  Karena kenapa tidak dari dulu eka “terjebak”. Kenapa baru sekarang.

Untuk sahabat2 eka dijalan dakwah… uhibbuki fillah. Benar benar ku mencintaimu karena Allah. Mari kita buat lebih banyak orang terjebak dijalan indah ini. Jalan dakwah yang benar benar indah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *