Umi Journeys

Pengalaman Menyapih Anak Dengan Metode WWL (Weaning With Love)

Pengalaman Menyapih Anak Dengan Metode WWL (Weaning With Love). Pada 28 Maret 2019 yang lalu bayi kangguru saya, Syaffira memasuki usia 2tahun. Dan tepat sejak tanggal 28 pagi hingga saat ini dia telah lepas sama sekali menyusu dari umi. Jika mengikuti tanggal Kalender Hijriyah 6 Maret yang lalu harusnya Syaffira sudah disapih. Tapi umi sampaikan jika kelebihannya adalah bonus untuk Syaffira.

Menyusui Dengan Cinta, Menyapih Dengan Cinta

Sejak mengenal komunitas ASI saya jadi sedikit tau tentang istilah dalam menyusui. Termasuk yang sering disampaikan tentang menyapih dengan cinta atau biasa disebut WWL (Weaning With Love).

Walau memiliki 2 anak, namun saya belum pernah merasakan proses menyapih karena anak pertama saya Aqila kesundulan adek saat dia masih menyusu. Dia tiba-tiba saja tidak mau lagi ASI saya. Saya sampai nangis bombay namun setelah dicek ternyata saya hamil anak kedua.

Saya yakin semua ibu yang menyusui anaknya pasti ingin menyapih anak dengan cinta. Alhamdulillah saya pribadi belum pernah berjumpa langsung dengan ibu yang menyapih tidak dengan cinta. Kebanyakan yang saya temui malah yang masih menyusui hingga anaknya berusia karena gak teganya.

Karena itu semua yang menyusui dengan cinta pasti ingin menyapih dengan cinta. Karena menyusui itu adalah proses transfer ribuan bahkan jutaan cinta disetiap tetesnya.

Kapan dan Bagaimana Sebaiknya Mulai Menyapih

Jika dalam agama Islam jelas Allah sampaikan cukup 2tahun (hitungan kalender Hijriyah). Namun dalam menyapih banyak ibu yang tidak kuat dibandingkan anak-anak. Jadi berikut umi bagi beberapa tips kapan dan bagaimana sebaiknya mulai menyapih.

Pertama Siapkan diri ibu dan Anak Minimal Sejak 6bulan sebelum disapih, ada juga ibu yang memulainya sejak 1tahun.Menyiapkan diri ibu ini maksudnya banyak mencari informasi ya bu. Seputar menyapih, apa yang orang bilang tentang WWL (Weaning With Love). Kapan perlu langsung hubungi Konselor Laktasi terdekat, buat ngobrol biar lebih mantap ilmunya. Selain itu siapkan hati ibu biar gak baper. Kadang anak nangis, ibunya ikutan nangis gak tega.

Kedua Libatkan Keluarga Terdekat. Ini sudah pasti suami ya, sampaikan kesuami jika anak akan disapih saat usia 2tahun dan tolong dukung ibunya dengan banyak cinta. Eits tapi tunggu dulu, bantuan keluarga lainnya juga dibutuhkan lho. Apalagi jika ada kakek neneknya, yang kadang pas anak sudah lepas menyusu lebih dari 1bulan dan tiba-tiba rewel kadang kakek nenek yang kasian bisa maksa ibu buat nyusuin lagi asal cucunya diam. Lhoo.. gagallah usaha baik sebulan. -_-

Ketiga Sediakan pengalihan untuk si kecil. Saya sejak adik bisa memahami perkataan saya, sudah saya ajarkan mengenali perasaannya. Saat dia menangis karena haus saya bilang “Adek nangis karena haus ya nak? Pas dia angguk lalu saya berikan air putih. Ini umi kalau haus minum ini. Kalau dia tunjuk mimik jelaskan lagi “Adek hausnya mau mimik?”. Begitu terus sejak usia 18bulan. Kalau haus itu gak harus mimik sama umi. Ada air putih, ada susu UHT, ada jus. Banyak yang bisa adik coba.

Keempat Sounding (Berikan sugesti positif dan berulang-ulang). Alhamdulillah untuk poin yang satu ini saya di bantu kak Aqila. Karena kak Aqila semangat punya adik lagi, umi selalu menyampaikan nanti ya setelah adil Syaffira selesai ASI usia 2tahun. Maka kakak tiap malam sebelum tidur sounding “dek nanti kalau sudah adek sudah 2tahun ini untuk baby lagi ya dek”. Hahaha ini hampir gak pernah absen lho. Kak Aqila rajin banget ngingatin ini mimik umi nanti untuk bayi lagi, nanti ada di perut umi. :’)

Kelima Mendekati Usia 2tahun Kurangi Frekuensi dan Waktu Menyusu. Jadi jika biasanya bangun tidur minum ASI, mau tidur siang ASI, mau tidur malam ASI perlahan dikurangi. Misal bangun tidur ngak ASI tapi UHT bareng kakak atau umi. Waktu menyusui juga dikurangi. Biasanya 20menit jadi 15menit, lalu jadi 10menit. Jadi nanti gak kaget juga si baby.

Jangan Lakukan Hal Ini Saat Menyapih

Siapapun pasti ingin proses menyapihnya berjalan lancar. Tanpa drama air mata dan kebaperan level dewa. Tapi namanya juga usaha dan sesuatu yang nikmat. Pasti anak juga tidak begitu saja mau disapih.

Namun yang namanya menyapih dengan cinta tentu kita maunya sama-sama bahagia ibu dan anak. Karena itu jangan lalukan beberapa hal berikut ini.

Pertama jika belum usia 2tahun Jangan menolak namun juga jangan menewari. Maksudnya jika belum usia 2tahun anak minta saat mau tidur jangan ditolak langsung bilang “gak boleh lagi” tapi bisa dialihkan dulu dengan kalau minum air putih dulu bagaimana. Atau jus orange. Namun jika tidak mau gak ada salahnya diberikan ASI. Kan masih hak nya juga.

Kedua Jangan Bohongi Anak. Contohnya seperti mengoleskan jamu atau sayur pahit. Itu bakal membuat anak trauma dan mengurangi rasa percayanya pada ibu

Ketiga Jangan Memaksa Berhenti. Namanya juga WWL (Weaning With Love) alias menyapih dengan cinta. Jadi jangan sampai ada luka diantara kita. Jika belum mau tepat usia 2tahun, nanti usia 2tahun 1bulan juga gak apa. Usia 2tahun 4bulan juga gak berdosa. Namanya usaha maka proses tiap ibu akan berbeda. Jangan jadikan ibu lain patokan. Lewati saja prosesnya dengan bahagia.

Alhamdulillah kebetulan saya dapat berhasil tepat Syaffira 2tahun drama. Semoga ibu lain yang sedang proses juga dapat berhasil. Selamat menyapih dengan cinta.

Exit mobile version